Perbedaan Cerpen dan Novel Secara Singkat

Perbedaan cerpen dan novel sebenarnya bisa dilihat dari berbagai unsur dan sudut pandang. Keduanya merupakan sebuah karya sastra dalam bentuk prosa yang memiliki unsur cerita didalamnya serta dibuat dalam model tulisan naratif.

Nah, sebelum membahas perbedaan cerpen dan novel lebih jauh, ada baiknya pahami terlebih dahulu pengertian dari masing-masing karya sastra tersebut. 

Pengertian Cerpen

Pengertian Cerpen

Cerpen adalah karya sastra yang termasuk dalam jenis prosa dengan alur ceritanya yang pendek dan bersifat fiktif atau tidak benar-benar terjadi. 

 

Karya sastra cerpen merupakan cerita dimana isinya menggambarkan kisah yang dialami oleh seorang tokoh dengan ringkas. Gambaran cerita dari cerpen adalah sebuah kisah yang memiliki beragam konflik serta penyelesaian masalah yang sedang terjadi di dalamnya.

Kesan yang bisa didapatkan dari cerpen adalah ia hanya difokuskan untuk satu tokoh saja, sehingga ia bisa dinikmati sekali duduk dan lebih pendek dibandingkan dengan tipe bacaan lain. Penggambaran yang dilakukan hanya di satu tokoh saja akan membuat cerita memiliki fokus tunggal.

Terdapat aturan mengenai panjang kata dari sebuah cerpen, ia tidak boleh lebih dari 10 ribu kata, jadi memang cukup pendek dibandingkan dengan novel. Rangkuman dari novel biasanya berupa masalah, kemudian diikuti oleh solusi dari masalah yang sebelumnya telah diuraikan.

Perbedaan cerpen dan novel lainnya adalah cerita yang ditampilkan, untuk cerpen terkesan pendek serta ringkas. Membuatnya lebih padat dan bisa langsung menuju inti dari permasalahan yang ingin diselesaikan.

Pengertian Novel

Pengertian Novel

Novel adalah karya sastra yang termasuk dalam jenis prosa dengan alur naratif yang cukup panjang sehingga isi dan penyelesaian konflik yang ada di dalamnya cenderung lebih dalam, kompleks dan detail.

 

Sama seperti cerpen, di dalam novel terdapat tokoh sentral yang akan menjadi pemeran utama dan menceritakan kehidupan tokoh tersebut. Sering pula novel menceritakan kehidupan orang-orang yang ada di sekitar pemeran atau tokoh utama.

Dibandingkan dengan cerpen yang terkesan singkat dan bisa dibaca sekali duduk, novel memiliki kata dan kisah yang lebih panjang. Tidak hanya menyelesaikan konflik yang telah disusun, novel juga memberikan penokohan secara detail, sifat maupun watak yang akan membuat tiap karakter memiliki hubungan satu sama lain.

Meskipun tidak semua cerpen bersifat sederhana, namun perbedaan cerpen dan novel yang cukup menonjol adalah pesan yang hendak disampaikan pengarang kepada pembacanya. Berbeda dengan cerpen yang akan menyiratkan pesan atau hikmah cerita, pembaca novel akan menemukan pesan tersirat yang akan membuat sebagai pesan pengarang yang hendak disampaikan kepada pembaca.

Panjang novel umumnya tidak dibatasi, tapi novel minimal memiliki 10 ribu kata, karena jika dibawah jumlah tersebut ia masuk dalam kategori cerpen. Selain kata yang lebih panjang, novel juga memiliki pangsa pasar yang berbeda dari cerpen karena memberikan sensasi yang berbeda dalam membaca dan mengikuti alurnya.

Perbedaan Cerpen dan Novel

Setelah mengetahui pengertian cerpen dan novel, seterdapat perbedaan yang cukup mencolok antara dua jenis karya sastra ini. Untuk Anda yang masih sulit mengklasifikasikan sebuah tulisan itu apakah novel atau cerpen.

Berikut ini merupakan detail perbedaan cerpen dan novel secara singkat :

Cerpen Novel
  • Alur ceritanya cenderung pendek
  • Kurang dari 10.000 kata
  • Menceritakan peristiwa sehari-hari
  • Hanya berfokus pada satu tokoh utama
  • Kata yang digunakan cenderung sederhana
  • Hanya memiliki alur tunggal
  • Pesan yang disampaikan cukup kuat
  • Tokoh yang diceritakan tidak perlu dijelaskan secara detail
  • Alur cerita cenderung panjang
  • Terdiri atas 35.000 kata atau lebih
  • Memiliki lebih dari 1 tokoh utama yang diceritakan
  • Setiap tokoh yang diceritakan dijelaskan secara detail
  • Alur cerita cukup kompleks
  • Memiliki beberapa efek emosi di dalamnya

Apabila dijabarkan, maka perbedaan cerpen dan novel yaitu terletak pada :

  • Penokohan
  • Alur
  • Latar
  • Watak
  • Tema
  • Konflik
  • Penggunaan Kata
  • Jumlah kata
  • Sasaran Pembaca

Perbedaan Cerpen dan Novel

1. Berdasarkan Penokohan

Pertama mengenai alur serta penokohan yang dilakukan, cerpen memiliki alur yang lebih singkat dan sederhana. Sehingga tokoh yang digunakan dalam cerpen biasanya tidak begitu banyak. Inilah yang membuat cerpen bisa terlihat singkat, karena deskripsi penokohan hanya dilakukan seperlunya.

Berbeda dengan novel yang memang dibuat dengan jumlah kata yang besar, alur penokohan menjadi salah satu perbedaan cerpen dan novel yang cukup mencolok. Watak dan tokoh yang dimiliki oleh novel juga cenderung lebih kompleks, sebab ia memiliki ruang yang cukup besar untuk di eksplor lebih lanjut oleh pengarang. Berbeda dengan cerpen yang dibuat seringkas mungkin, sehingga hanya menyajikan tokoh utama yang berwatak menonjol.

2. Berdasarkan Alur

Untuk cerpen, alur yang tersedia untuk dinikmati oleh pembaca cukup sempit, sebab pengarang memang membuatnya terbatas. Seperti yang diketahui, dalam penulisan cerpen, familiar penggunaan sistem susunan pengenalan tokoh, adanya konflik, klimaks permasalahan dan penyelesaian.

Ini tentu berbeda dengan perbandingan cerpen dan novel, dimana novel memiliki alur yang panjang dan cenderung kompleks. Sebagai pengarang, mereka bisa memberikan ruang yang tidak terbatas untuk dieksplor dan bersifat dinamis.

3. Berdasarkan Latar 

Berikutnya mengenai latar yang digunakan untuk cerpen, dimana cerpen memiliki latar yang terbatas, biasanya tidak lebih dari 10 tempat. Tempat yang sempit ini dimaksudkan untuk mengurangi deskripsi latar yang bisa membuat cerita semakin panjang.

Berbeda dengan novel yang memiliki latar luas dan jangkauan geografi yang lebih banyak. Pengarang bisa melakukan eksplor latar karena tidak ada batasan kata yang digunakan. Baik cerpen maupun novel memiliki beberapa latar, yakni latar tempat, suasana dan juga waktu.

4. Berdasarkan Watak

Cerpen akan memberikan watak yang cukup jelas dan singkat, sehingga bisa membuat pembaca bisa langsung melihat siapa saja yang memiliki sifat baik dan jahat dalam sekali baca. Setiap permasalahan atau perwatakan akan dibuat terarah pada tokoh utama cerita.

Sedangkan perbedaan cerpen dan novel pada bagian watak lainnya adalah tokoh yang dipakai, serta watak yang digunakan dalam novel, memiliki jumlah yang lebih besar. Di dalam cerita novel, sedikit demi sedikit watak akan diungkap untuk menambah bumbu cerita.

5. Berdasarkan Tema

Masalah yang diangkat di dalam cerpen tentu lebih pendek dan singkat, sehingga tidak membutuhkan waktu dan kata-kata yang panjang untuk menyelesaikannya. Karena permasalahan yang sederhana, alur cerita bisa ditebak dengan mudah oleh pembaca untuk beberapa kasus.

Sedangkan untuk novel, ia memiliki isi yang kompleks dan alur cerita panjang. Bahkan beberapa novel memiliki alur yang rumit, sehingga pembaca tidak bisa menebak hendak dibawa kemana tokoh utama dan plot ceritanya. Terdapat lebih dari satu impresi, efek maupun emosi yang bisa Anda temukan di dalam novel.

6. Berdasarkan Konflik

Konflik merupakan aspek utama di dalam cerpen atau novel, cerpen memiliki konflik yang sederhana, dengan satu titik akhir, berbeda dengan novel yang memiliki lebih dari satu konflik, dan titik klimaks yang tersebar di beberapa tempat di dalam novel.

Untuk Anda yang menyukai cerita panjang dan detail, perbedaan cerpen dan novel ini harus diperhatikan dengan baik. Novel lebih banyak dinikmati untuk mereka yang ingin merasakan panjang tokoh utama dibandingkan dengan novel.

7. Berdasarkan Penggunaan Kata

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, cerpen memiliki kata-kata yang pendek dan mudah untuk dipahami pembaca, sedangkan novel memiliki kumpulan kata yang panjang dan tidak bisa dibaca secara sekilas. Sebab novel memiliki alur yang lebih kompleks, sehingga butuh konsentrasi lebih ketika hendak membaca dan menyelesaikannya.

8. Berdasarkan Jumlah Kata

Untuk cerpen, jumlah katanya tidak boleh lebih dari 10 ribu kata, karena jika lebih maka ia memiliki cerita yang akan terlalu panjang. Sedangkan untuk novel, umumnya batasan kata yang digunakan 35 ribu kata atau lebih. Inilah perbedaan cerpen dan novel yang menonjol dan bisa dilihat secara sekilas.

9. Sasaran Pembaca

Bisa dibilang, cerpen dan novel itu dibuat dengan sasaran pembaca yang berbeda. Apabila cerpen diperuntukkan bagi mereka yang tidak suka membaca dalam waktu yang lama, jadi bagaimana caranya sebuah cerpen itu memang di desain untuk habis dibaca dalam sekali duduk.

Berbeda dengan novel yang mana justru diperuntukkan bagi mereka yang gemar membaca dalam waktu yang lama. Biasanya mereka membaca satu novel utuh berhari-hari untuk mengisi waktu luang.


Jadi itulah beberapa unsur dan sudut pandang yang menunjukkan perbedaan cerpen dan novel. Semoga dengan penjelasan tersebut Anda tidak bingung lagi untuk menentukan mana cerpen dan mana yang novel.

Leave a Comment