Pengertian Salad: Klasifikasi, Komposisi, Jenis dan Macamnya

Pengertian Salad – Salad merupakan salah satu makanan sehat yang terdiri dari buah dan sayuran segar serta biasanya ditambah dengan protein yang berasal dari daging ataupun unggas dan dihidangkan bersamaan dengan dressing berupa saus sambal atau mayonnaise.

Salad biasa dihidangkan di hotel berbintang sebagai makanan utama dan banyak digemari oleh mereka yang sedang diet atau memiliki gaya hidup sehat karena memang terbukti mengandung banyak sekali vitamin maupun protein yang bersumber langsung dari sayuran dan buah-buahan.

Pengertian Salad

Pengertian Salad
pixabay.com

Pengertian salad adalah makanan yang terdiri dari campuran sayur, buah dan protein hewani yang dihidangkan dengan saus sebagai pelengkap dan di tutup dengan jus buah segar. Adapun saus yang digunakan tidak hanya sekedar pedas, namun diolah sedemikian rupa dan dikentalkan dengan bumbu rahasia.

Salad berasal dari bahasa latin “herba salata” yang artinya sayuran yang digarami atau diberi garam. Mungkin susah untuk di definisikan, yang pasti salad bisa diartikan umum sebagai makanan yang terdiri dari sayuran segar (crispy leaf vegetables).

Pengertian Salad Menurut Para Ahli

  • Menurut Dwi Djelantik (1999) salad adalah campuran dari sayuran hijau segar, buah, daging, unggas dan ikan yang dihidangkan bersama dressing atau hanya terdiri dari buah segar dan juice.
  • Salad adalah makanan yang dihidangkan bersama dressing (sauce) dan umumnya salad dihidangkan dengan sayuran yang crispy, sehingga pengertian salad masih berpedoman pada pengertian yang lama.(P3G, 2002:5-10).

Klasifikasi Salad

Klasifikasi Salad
pixabay.com

Secara umum salad dapat disajikan saat dingin, panas, mentah ataupun kombinasi. Akan tetapi yang menjadi poin utama penyajian salad yaitu harus dihidangkan dalam keadaan segar dan semenarik mungkin.

Dari pertimbangan di atas, Salad dapat diklasifikasikan berdasarkan jenis dan juga temperaturnya saat penyajian. Untuk lebih jelasnya simak ulasan berikut.

1. Berdasarkan Jenis

Berdasarkan jenisnya salad dapat di klasifikasikan menjadi 3 bagian yang terdiri atas :

  • Simple Salad

Simple salad adalah jenis salad yang didalamnya hanya menggunakan 1 atau 2 bahan komponen saja. Adapun contoh simple salad bisa seperti beat road salad, potato and beed salad atau cucumber salad.

  • Compound Salad (Complek Salad)

Compound  Salad adalah jenis salad yang terbuat dari 3 atau lebih bahan komponen makanan, contoh coumpoun salad seperti Russian salad atau yolande salad.

  • American Salad

American salad adalah jenis salad yang sebenarnya hampir mirip dengan Compoud Salad tapi bedanya ada pada bahan utama yang terbuat dari buah-buahan. Adapun contoh American Salad seperti Florida Salad, atau Orange Salad.

2. Berdasarkan Temperatur

Berdasarkan tempartur atau suhu saat penyajian, salad dapat dibedakan menjadi 2 yang terdiri atas :

  • Cold Salad

Cold Salad adalah jenis salad yang dihidangkan dalam tempartur dingin atau sekitar 10°C – 15°C. Adapun contoh cold salad itu seperti Sea Food Cocktail, Chef’s Salad dan Chicken Salad Hawaian.

  • Hot Salad

Hot Salad adalah jenis salad yang disajikan dalam keadaan masih panas atau lebih tepatnya pada temperature 50°C – 60°C seperti contohnya Prawn Circlettes with lemonslice salad dan Smoked beed and pineapple salad.

Macam-Macam Salad

Macam-Macam Salad
pixabay.com

Seperti yang kita ketahui ada banyak sekali jenis salad dari berbagai belahan dunia, keseluruhan salad tersebut umumnya menggabungkan perpaduan antara sayuran segar, buah, protein dan juga dressing di atasnya.

Beberapa jenis salad yang sering kita jumpai yaitu :

1. Green Salad (Salad Hijau)

Green Salad adalah jenis salad yang terdiri atas berbagai macam sayuran hijau yang masih segar. Adapun sayuran yang digunakan terdiri atas kubis, selada air, bayam dan lain sebagainya.

Selain dari dedaunan, biasanya orang juga menambahkan alpukat ke dalam salad hijau untuk memperkaya rasa dan manfaat.

2. Bound Salad

Bound Salad adalah jenis salad yang menggabungkan antara sayuran hijau dengan daging-dagingan seperti bacon, ayam atau bisa juga salmon. Bound Salad sangat cocok bagi Anda yang mungkin kurang suka dengan jenis salad full sayur seperti green salad.

Selain itu tambahan seperti kentang rebus dan telur rebus juga bisa dijadikan pelengkap sebelum dilakukan dressing menggunakan mayonaise kental yang akan menambah cita rasa masakan.

Untuk dressingannya biasa digunakan saus, lada, olive oil ataupun mayonaise. Green salad ini merupakan jenis salad yang paling mudah untuk dibuat namun tetap rendah lemak dan kolesterol.

3. Fruit Salad (Salad Buah)

Fruit salad adalah jenis salad buah yang dimana seluruh komponen isian di dalamnya terdiri dari buah-buahan segar. Salad buah ini sangat popular dan banyak di jual di Indonesia.

Adapun buah yang biasa dipotong-potong untuk dijadikan salad buah seperti melon, semangka, anggur, apel, stroberi, pir, manga, kiwi, nanas dan buah segar lainnya. Untuk isian salad buah ini memang sangat fleksibel dan untuk topping-nya biasanya akan diberi parutan keju dan mayonnaise.

4. Vegetable salad (Salad sayur)

Vegetable Salad adalah jenis salad sayur yang memiliki isian lebih bervariasi ketimbang salad hijau. Adapun sayuran yang biasa digunakan seperti brokoli, paprika, tomat, wortel mentimun dan bisa juga ditambahkan telur dan daging sesuai selera masing-masing.

5. Pasta Salad

Pasta Salad adalah jenis salad yang dalam proses pembuatannya turut disertakan pasta di dalamnya. Adapun jenis pasta yang digunakan bisa apa saja tergantung selera masing-masing.

Jadi pembuatan pasta salad ini hasil dari rebusan pasta akan dicampurkan dengan daging dan sayuran untuk kemudian diberikan krim saus serta taburan keju dan lada hitam di atasnya. Pasta jenis ini memang cenderung lebih mengenyangkan dibanding jenis salad sebelumnya.

6. Greek Salad

Greek Salad adalah jenis salad yang terdiri atas potongan timun, tomat, paprika merah hijau kuning, keju, irisan bawang merah, buah zaitun dan sayuran segar. Biasanya untuk tambahannya akan diberikan dressing saus olive oil dan bubuk oregano.

Greek salad ini sangat cocok untuk Anda yang suka dengan cita rasa menyegarkan dan dikonsumsi saat musim panas. Jadi tidak heran jika greek salad ini juga dijuluki sebagai summer salad.

7. Caesar Salad

Caesar Salad adalah jenis salad yang paling sedikit mengandung buah dan sayuran jika dibandingkan dengan jenis salad lainnya. Adapun bahan utama Caesar salad ini yaitu berfokus pada daging-dagingan, selada dan tomat serta diberikan parutan keju dan siraman lemon dan olive oil di atasnya.

Caesar salad ini memang sangat cocok untuk Anda yang mungkin tidak suka dengan sayur-sayuran dan ingin makan salad tapi tetap mengenyangkan.

8. Salad Kontinental

Salad Kontinental adalah jenis salad yang memiliki isian seperti tomat, lettuce, selada merah, alpukat, paprika, keju, dll atau mungkin lebih sering disebut dengan salad bule.

Umumnya salad continental akan menggunakan dressingannya dengan yoghurt, mayonnaise, olive oil atau yang lebih simple seperti perasan jeruk lemon.

9. Salad Indonesia

Salad Indonesia adalah jenis salad yang terdiri atas berbagai macam sayuran atau buah dan disajikan secara mentah atau bisa juga direbus terlebih dahulu. Adapun untuk saus yang digunakan seperti saus gula, kecap, atau saus kacang yang dipisah.

Uniknya untuk Salad Indonesia ini cara potongnya bisa di iris kasar, di iris tipis ataupun diserut. Sebagai pelengkapnya biasanya akan diberikan tambahan kerupuk, emping ataupun ketupat. Contoh Salad Indonesia yaitu pecel, karedok, gado-gado, asinan, dan rujak.

Komposisi Salad

Komposisi Salad
pixabay.com

Sebuah makanan bisa disebut sebagai salad apabila terdiri atas beberapa komposisi yang saling berkaitan untuk menciptakan cita rasa yang berbeda. Adapun komposisi salad yang biasa digunakan (Salad Lengkap) terdiri atas 4 bagian seperti berikut :

  • Underliner (Alas atau Dasar)

Underliner adalah komposisi yang digunakan sebagai alas atau dasar pembuatan salad dan umumnya terdiri dari sayuran daun hijau seperti lettuce atau selada baik dibiarkan utuh atau di potong dengan tujuan agar tampilannya lebih menarik.

  • Body (Bagian Utama)

Body atau bagian utama salad merupakan komposisi yang paling penting dan nantinya akan menentukan jenis salad itu sendiri. Misalnya saja seperti potato salad atau tomato salad.

  • Dressing (Saus)

Dressing adalah komposisi yang digunakan untuk menambahkan rasa pada salad yang sedang dibuat. Bahan dressing sendiri bisa menggunakan mentega, olive oil, saus tomat dan sebagainya.

  • Garnish (Hiasan)

Garnish merupakan komposisi yang berguna untuk mempercantik tampilan saat sebelum dihidangkan. Dalam poin ini garnish memiliki peran penting sekaligus untuk meningkatkan nafsu makan.

Fungsi Salad

Fungsi Salad
pixabay.com

Pada dasarnya hidangan salad sendiri dibuat bukan tanpa alasan, ada fungsi tersendiri yang perlu Anda ketahui diantaranya adalah :

  • Appetizer

Salad disini bisa digunakan sebagai appetizer untuk meningkatkan selera makan sebelum masuk ke menu utama namun dengan porsi sekitar 50gr – 75gr.

  • Side Dish

Salad juga biasa digunakan sebagai side dish atau hidangan pelengkap yang terbuat dari sayur dan buah untuk membersamai hidangan utama (main course). Dalam porsi side dish, salad biasa disajikan dengan takaran 40gr – 50gr saja.

  • Main Dish

Dalam acara tertentu salad juga bisa difungsikan sebagai makanan atau hidangan utama terutama untuk orang vegetarian dengan porsi takaran antara 80gr – 125gr.

Kualitas Salad

Kualitas Salad
pixabay.com

Salad yang berkualitas harus memiliki standar dari berbagai aspek diantaranya seperti :

  • Tekstur

Bahan utama yang digunakan untuk membuat pasta harus memiliki tekstur yang renyah, fresh dan lembut. Apabila bahan tersebut harus di olah terlebih dahulu, maka harus dipastikan melalui penanganan yang baik dan seksama agar teksturnya tetap terjaga.

  • Konsistensi

Kombinasi antar berbagai macam komposisi salad yang ada harus seimbang dan tepat. Jangan sampai menyebabkan salad menjadi terlalu kering, lembat atau bahkan berair. Tentu ini akan mengurangi cita rasa yang diberikan.

  • Rasa

Untuk rasa yang harus di tonjolkan pada hidangan salad adalah kesegaran, dan kombinasi yang tepat antara saus, dressing, bahan utama dan pelengkapnya.

  • Penampilan

Penampilan juga tidak kalah penting hal yang dinilai dalam penyajian salad, khususnya di sebuah restoran mewah. Adapun penampilan ini sangat dipengaruhi oleh plating dan pembuatan garnish sebagai hiasan di atasnya.

Syarat Membuat Salad

Dalam pembuatan salad, ada beberapa salad yang harus terpenuhi seperti diantaranya :

  • Menggunakan bahan dan bumbu yang masih segar
  • Bahan utama harus diolah dan dimasak dengan baik
  • Sayuran yang digunakan harus dicuci dengan air yang mengalir
  • Kemudian di keringkan sampai tidak ada sisa air yang tertinggal
  • Bahan yang tidak digunakan harus dimasukkan ke kulkas
  • Pencampuran dressing harus dilakukan saat akan dihidangkan
  • Rasa harus seimbang, tidak boleh ada satu rasa yang menonjol
  • Penampilan dan susunan salad harus diperhatikan
  • Dapat dihidangkan dengan mudah tanpa banyak aturan

Jadi demikianlah pembahasan kali ini mengenai pengertian salad, jenis dan macamnya serta hal-hal lain yang perlu untuk Anda ketahui. Semoga bisa bermanfaat dan menambah wawasan Anda, Terimakasih.

Leave a Comment