Pengertian Bakery: Fungsi, Bahan, Peralatan dan Proses Pembuatan

Pengertian bakery – Bagi Anda penggemar berat hidangan roti dll, pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah bakery. Tapi banyak yang belum tahu apa sih bedanya pastry dan juga bakery?

Nah, pada artikel kali ini akan saya bahas tuntas mengenai pengertian bakery, fungsi, peranan, peralatan dan bahan-bahanapa yang digunakan dalam proses pembuatannya.

Pengertian Bakery

Pengertian Bakery
pixabay.com

Bakery adalah bagian dari pastry yang bertanggung jawab dalam pembuatan danish, bread, croissant atau produk olahan lain yang dibuat dengan cara di oven atau baking. Dalam pembuatan bakery, biasanya setelah dilakukan proses cooking akan dilakukan satu penanganan lagi untuk memberikan tampilan dan rasa yang sesuai dengan keinginan.

Fungsi dan Peranan Bakery

Pembuatan bakery sendiri biasanya ditujukan untuk beberapa fungsi atau keperluan tertentu. Diantara adalah :

  • Untuk membuat hidangan sarapan pagi yang simple
  • Untuk membuat produk yang bisa dijual
  • Membuat hidangan khusus yang dipesan oleh tamu seperti: kue ulang tahun, kue perkawinan, kue lebaran, natal dll.

Peralatan Bakery

Ada beberapa peralatan yang dibutuhkan dalam pembuatan bakery. Peralatan tersebut umumnya memiliki bentuk dan fungsi yang berbeda-beda tergantung dengan kebutuhan.

  • Dough Mixer adalah alat untuk mengaduk dan mencampur bahan adonan menjadi satu
  • Dough Sheeter adalah alat untuk menipiskan adonan sebelum di potong atau dilipat
  • Dough Divider adalah alat untuk membuat adonan menjadi bulatan kecil pada dough
  • Oven adalah alat untuk memanggang bahan bakery
  • Baking Tray (loyang) adalah alat untuk menampung adonan sebelum di panggang/oven
  • Rolling Pin adalah alatuntuk menipiskan adonan (pengganti Dough Sheeter)
  • Bread Slicer adalah alat untuk memotong roti berukuran besar

Jenis Adonan Bakery

Jenis Adonan Bakery
pixabay.com

Adonan merupakan percampuran antara bahan-bahan pokok seperti gula, tepung, telur, dll hingga menjadi satu bagian untuk kemudian dibentuk atau dicetak sesuai kebutuhan.

Adapun macam-macam adonan yang biasa digunakan dalam bakery diantaranya adalah :

  • Adonan Liquid adalah adonan yang bentuknya cair dan bisa dituang dengan mudah
  • Adonan Medium adalah adonan yang memiliki tingkat kekentalan menengah antara liquid dan solid.
  • Adonan Solid adalah adonan yang secara fisik terlihat padat sehingga memerlukan alat untuk proses selanjutnya.

Bahan Baku Pembuatan Bakery

Berikut ini adalah bahan baku/bahan utama yang biasa digunakan dalam pembuatan olahan bakery :

1. Tepung

Tepung (flour) merupakan bahan utama dalam pembuatan roti karena fungsi daripada tepung yaitu sebagai pembentuk kerangka adonan dan menahan udara saat proses pembakaran.

Berdasarkan fungsi tersebut, tepung bisa dibedakan menjadi 3 bagian :

  • Pastry Flour adalah jenis tepung yang memiliki kandungan gluten paling rendah atau sekitar 8%-9%
  • Cake Flour adalah jenis tepung yang memiliki kandungan gluten sekitar 10%-11%
  • Bread Flour adalah jenis tepung yang memiliki kandungan gluten paling tinggi sekitar 10% – 11%

2. Gula

Gula (sugar) merupakan bahan pembuat kue yang akan memberikan rasa manis yang berasal dari tebu. Adapun fungsi lain dari gula disini adalah :

  • Sebagai sumber energi makanan
  • Membuat adonan menjadi lebih halus
  • Membentuk jaringan struktur roti yang baik

3. Telur

Telur (egg) merupakan bahan penting dalam pembuatan roti karena memiliki fungsi yang penting diantaranya sebagai bahan pengemulsi dan bahan pengembang yang membantu proses peragian (yeast)

4. Lemak

Dalam pembuatan kue atau bakery, lemak disini memiliki fungsi untuk memperhalus tekstur dan menentukan tingkat kebasahan adonan.

Ada dua jenis lemak yang biasa digunakan. Diantaranya adalah :

  • Lemak cair, adalah lemak yang memiliki tekstur cair dengan suhu ruangan. Contohnya adalah dripping
  • Lemak padat, adalah jenis lemak seperti margarine, mentega, lard, suet.

5. Susu

Susu (milk) merupakan hasil dari sekresi kelenjar air susu hewan melalui proses pemerahan. Fungsi susu dalam pembuatan bakery adalah :

  • Sebagai shorteing agent
  • Untuk memperbaiki tekstur adonan kue

6. Garam

Garam (salt) merupakan bahan dasar pembuatan kue yang dapat mengatur proses peragian dan juga untuk menurunkan suhu caramelisasi sehingga bisa mendapatkan adonan dengan warna kulit yang bagus.

7. Ragi

Ragi (yeast) merupakan bahan dasar pembuatan kue yang berasal dari tumbuhan untuk mengembangkan donan dan merubah sifat alami adonan untuk siap di olah.

Proses Pembuatan Bakery

Proses Pembuatan bakery
pixabay.com

Dalam pembuatan sebuah kue yang lezat dan siap saji, tentunya harus melewati serangkaian proses yang harus dikerjakan. Adapun proses bakery sendiri meliputi :

  • Mencuci peralatan yang akan digunakan
  • Mempersiapkan bahan baku dan juga bahan isian yang akan digunakan
  • Melakukan penimbangan takaran saji masing-masing bahan untuk mendapatkan tekstur yang di inginkan
  • Melakukan proses pengadukan bahan-bahan sesuai takaran menggunakan mixer
  • Melakukan proses pembentukan adonan
  • Melakukan proses fermentasi agar adonan bisa mengembang sempurna dengan bantuan ragi
  • Melakukan proses pengovenan / di panggang
  • Melakukan finishing dengan memberikan sentuhan akhir
  • Melakukan proses packaging
  • Kue siap untuk di hidangkan

Jadi demikianlah informasi dalam dunia bakery yang perlu untuk Anda ketahui lengkap dengan pengertian, peralatan yang digunakan, bahan dan juga proses pembuatannya. Semoga bisa menambah pengetahuan Anda semua!

0 Shares:
1 comment
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like